Freightos Baltic: Transpacific spikes on extended US demand while Asia-Europe slides
Container spot rates on Transpacific routes diverged sharply from broader market weakness this week, as unexpected US demand resilience and extended tariff frontloading propelled Asia-US West Coast rates up 11%.
|
Route |
Cost (USD/FEU) |
Changes |
|
Updated on 11 August 2026 |
||
|
Asia – US West Coast |
$ 6,826 |
á 11% |
|
Asia – US East Coast |
$ 9,144 |
á 1% |
|
Asia – Northern Europe |
$ 5,085 |
â 8% |
|
Asia – Mediterranean |
$ 6,067 |
â 7% |
Baca lebih detail di Freightos
Tarif spot kontainer di rute Transpasifik bergerak sangat berbeda dari pelemahan pasar keseluruhan pada minggu ini, karena ketahanan permintaan AS tidak terduga dan frontloading tarif berkepanjangan mendorong tarif Asia-AS West Coast naik 11% menjadi $6.826/FEU.
Harga spot harian di West Coast telah naik $1.300/FEU sejak awal bulan menjadi $7.400/FEU. Tarif Asia-AS East Coast naik tipis 1% menjadi $9.144/FEU, mencatat level tertinggi harian baru di sekitar $9.400/FEU. Pengirim barang terus menahan volume tinggi setelah kenaikan bea masuk AS yang tajam tidak terealisasi, mendorong importir menaikkan perkiraan volume kargo hingga September sebagai respons terhadap belanja konsumen tetap kuat.
Sebaliknya, perdagangan Asia-Eropa mempercepat koreksi musiman pasca-peak season. Tarif spot ke Eropa Utara dan Mediterania turun masing-masing 8% dan 7% mingguan menjadi $5.085/FEU dan $6.067/FEU, menandai penurunan kumulatif sekitar 15%, atau $1.000/FEU, dari level puncaknya pada awal Juli. Operator kapal merespons dengan menambah pelayaran dibatalkan (blanked sailings) untuk Agustus dan membatalkan kenaikan tarif direncanakan pada pertengahan bulan guna meredam penurunan struktural itu.
Imbas geopolitik makro kembali muncul setelah harapan pembukaan kembali Selat Hormuz menghilang menyusul tuntutan diplomatik maksimalis dari Teheran. Tuntutan pelarangan kapal AS, biaya transit, dan kompensasi kerusakan kembali menciptakan risk premium masa perang dan biaya operasional dasar tinggi. Selain gangguan rantai pasok meluas ketika kelompok proksi Iran memperluas serangan ke Selat Bab el-Mandeb dan pelabuhan-pelabuhan Saudi.
Meskipun tekanan penurunan harga di seluruh rute outbound Asia tetap terbatas akibat kemacetan operasional terus berlangsung di hub-hub Timur Jauh dan keterbatasan draft di Sungai Rhine.
Written by: Aiman Haikal
